© 2013 by Safetycode HSE Authorized Training Center

  • Facebook Social Icon

Jangan memberikan minum pada korban kecelakaan

November 27, 2015

 

Minum. Itu lah yang sering terlintas pertama kali di masyarakat kita ketika hendak menolong korban kecelakaan. Asumsinya dengan minum, korban akan menjadi lebih tenang. Sehingga memberikan minum kepada korban menjadi prioritas pertama. Namun, benarkah pemberian minum akan membantu korban ?

 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memberi minum

  1. Jika korban terjadi penurunan kesadaran ( hanya mengerang, tidak bisa diajak bicara, tidak merespon panggilan) atau bahkan tidak sadar sama sekali. Pemberian minum dapat menyebabkan korban tersedak, karena reflek menelannya cenderung menurun. Sehingga pada kondisi ini JANGAN DIBERIKAN MINUM.

  2. Jika terdapat tanda-tanda cidera berat seperti perdarahan besar, cidera pada kepala, rongga dada, rongga perut, patah tulang dan tanda cidera berat lainnya, penderita harus mendapatkan tindakan medis lebih lanjut seperti operasi. Pada proses operasi dan general anastesi, cairan di lambung dapat mengganggu proses penanganan. Oleh sebab itu sebelum operasi biasanya  pasien diminta untuk puasa. Pemberian minuman akan mengganggu proses tindakan medis lanjutan. Sehingga pada kondisi ini JANGAN DIBERIKAN MINUM

  3. Saat mengalami situasi yang ekstrim, tubuh manusia akan menghasilkan hormon adrenalin dan noradrenalin. Salah satu efeknya adalah mengurangi rasa haus dan lapar. Sehingga sebenarnya pada saatitu korban sedang TIDAK MERASAKAN HAUS

 

Nah.. kalo kita simpulkan, pada saat itu minuman sebenarnya tidak mereka butuhkan. bahkan jika diberikan malah dapat membahayakan korban.

Jadi lebih baik tidak usah diberikan sama sekali..